Rapikan Kamar Mandi Anda: Para Ahli Mengatakan Tempat Tersembunyi Anda Lupa

18

Kamar mandi Anda adalah tempat berkembang biak utama kekacauan. Di antara lemari, laci, dan meja, barang-barang yang tidak diinginkan mudah menumpuk. Dua pakar organisasi rumah mengungkapkan area yang paling diabaikan dan perlu dirapikan. Ini bukan sekedar masalah estetika; kekacauan yang tidak tertangani menciptakan stres dan ketidakefisienan di ruang yang dimaksudkan untuk relaksasi dan kebersihan.

Meja Kamar Mandi: Ilusi Aksesibilitas

Banyak orang menginginkan estetika meja yang terkurasi, tetapi hal ini sering kali mengakibatkan tampilan perlengkapan mandi, tata rias, dan dekorasi yang kacau. Desainer interior Isfira Jensen mencatat hal ini biasa terjadi di kamar mandi mewah di mana ruang mendorong penumpukan berlebihan.

Solusinya bukanlah pembersihan radikal, namun penyimpanan strategis. Kelompokkan barang-barang serupa dalam baki atau wadah untuk menjaga tampilan tetap bersih tanpa mengorbankan kemudahan akses. Kepadatan yang berlebihan menciptakan kekacauan visual yang menggagalkan tujuan penyimpanan terbuka.

Kedalaman Rak dan Lemari yang Tersembunyi

Lemari obat dan lemari linen terkenal karena kekacauannya yang tersembunyi. Orang-orang cenderung memindai permukaan, menyimpan barang-barang yang sering digunakan di depan sambil mendorong barang-barang lainnya ke belakang, sehingga barang-barang tersebut hilang atau terlupakan.

Penyelenggara profesional Barbara Brock merekomendasikan metode yang brutal namun efektif: hapus semuanya, nilai apa yang sebenarnya Anda gunakan (dalam enam bulan terakhir), dan buang sisanya. Tempat sampah sangat penting untuk mengatur apa yang tersisa. Proses ini memperlihatkan volume sebenarnya dari item yang tidak diperlukan.

Laci Kesombongan: Perangkap Laci Sampah

Laci rias, jika ada, cenderung menjadi tempat penyimpanan barang-barang kecil seperti ikat rambut, jepit rambut, dan produk berukuran perjalanan. Tanpa perawatan rutin, mereka dengan cepat berubah menjadi kekacauan yang tidak terorganisir.

Cara mengatasinya sederhana: gunakan tempat sampah, keranjang, atau kantong yang lebih kecil untuk mengkategorikan dan menampung kekacauan. Hal ini mencegah barang hilang ke dalam laci.

Kekacauan di Bawah Tenggelam: Gurun yang Terlupakan

Kabinet di bawah wastafel adalah zona kekacauan berkapasitas tinggi. Orang-orang menyimpan perlengkapan kebersihan dan perlengkapan mandi cadangan, sering kali mengabaikan area ini saat melakukan upaya merapikannya. Seiring waktu, itu menjadi gudang barang-barang yang tidak dapat digunakan, sehingga sulit untuk menemukan apa yang sebenarnya Anda butuhkan.

Jensen menyarankan menyortir secara rutin, membuang produk kadaluwarsa atau kosong, dan memeriksa kebocoran atau kelembapan. Ruang ini memerlukan perhatian yang konsisten karena ukurannya membuat pengabaian mudah dilakukan.

Penumpukan yang Mudah Rusak: Produk Kedaluwarsa dan Kotoran

Brock sering menemukan tumpukan lotion bekas, ramuan, dan barang mudah rusak lainnya di kamar mandi. Ini perlu dibersihkan setiap tahun. Tidak hanya memakan tempat, namun juga berkontribusi terhadap kotoran dan potensi masalah kebersihan. Pembersihan menyeluruh bersamaan dengan penataan barang sangat penting.

Kesimpulannya jelas: penataan yang konsisten adalah kunci kamar mandi yang fungsional dan menenangkan. Mengabaikan tempat-tempat tersembunyi ini memungkinkan kekacauan bertambah, membuat ruangan menjadi kurang menyenangkan dan lebih membuat stres.