Home Разное Kata Desainer Warna Karpet Kedaluwarsa Membuat Ruangan Terlihat Kuno

Kata Desainer Warna Karpet Kedaluwarsa Membuat Ruangan Terlihat Kuno

Tren desain interior berkembang pesat, dan salah satu elemen yang paling berpengaruh—namun sering diabaikan—adalah permadani. Para desainer memperingatkan bahwa warna karpet tertentu dapat langsung membuat ruangan terasa terjebak di masa lalu, sementara warna lain dapat meninggikan ruangan. Inilah yang harus dihindari, dan apa yang harus dipertimbangkan.

Masalah Karpet Tanggal

Permadani berperan sebagai elemen dasar yang mendasari estetika ruangan. Memilih warna yang salah dapat menyeret seluruh desain ke belakang, sementara perubahan sederhana dapat mengubah ruang. Hal ini penting karena permadani bukan hanya tentang kenyamanan; mereka adalah komponen kunci dari harmoni visual dan daya tarik modern.

Warna yang Harus Segera Disingkirkan

Warna Abu-abu Sejuk

“Millennial grey” telah berakhir. Menurut desainer Evelina Juzėnaitė, permadani dingin berwarna abu-abu solid yang populer sekitar tahun 2010 kini tampak mencolok dan satu dimensi, tidak sesuai dengan preferensi desain saat ini. Nuansa hangat lebih cocok untuk interior masa kini.

Krem Dasar

Meskipun permadani netral diinginkan, permadani krem ​​yang datar dan padat kurang memiliki kedalaman. Desainer Lucy Harrison menyarankan untuk memilih variasi krem ​​bertekstur dengan benang kontras untuk menambah karakter. Permadani berwarna krem ​​​​yang membosankan membuat ruangan terasa datar.

Merah Cerah

Kedua desainer sepakat bahwa warna merah yang terlalu terang—terutama pada pola bunga tradisional Turki—terlihat kuno. Juzėnaitė menjelaskan bahwa mereka tampak “berat secara visual” karena polanya yang kacau dan mengingatkan pada masa lalu. Harrison menambahkan bahwa warna merah cerah dapat membuat ruangan terasa sesak dan lebih kecil.

Alternatif Lebih Baik: Karang lunak, merah pudar, atau terakota menawarkan nuansa yang lebih hangat dan kontemporer.

Tegas, Putih Padat

Sama seperti cat putih dingin yang tidak lagi disukai, begitu pula karpet putih mencolok. Mereka tidak praktis, menciptakan suasana steril, dan membuat para tamu gelisah. Harrison merekomendasikan warna cokelat hangat atau warna putih pucat sebagai gantinya.

Pola Geometris Hitam Putih

Karpet geometris hitam-putih yang populer sekitar tahun 2015 kini tampil terlalu kasar. Juzėnaitė menyarankan untuk memilih pola dengan kontras visual yang lebih sedikit, seperti coklat terang dan gelap atau putih dan cokelat, jika Anda tetap menginginkan permadani yang mencolok.

Mengapa Tren Ini Memudar

Peralihan dari warna-warna ini mencerminkan perubahan yang lebih luas dalam desain interior. Ada pergerakan ke arah ruangan yang lebih hangat dan menarik, serta penolakan terhadap tampilan minimalis dan kaku yang sudah ada pada dekade-dekade sebelumnya. Permadani, sebagai bidang visual yang besar, sangat rentan terhadap perubahan ini.

Kesimpulannya

Memperbarui permadani Anda adalah salah satu cara termudah untuk menyegarkan ruangan. Menghindari warna-warna kuno dan memilih alternatif yang lebih hangat dan bertekstur dapat langsung memodernisasi ruangan Anda dan menciptakan suasana yang lebih menarik. Jangan meremehkan kekuatan permadani yang dipilih dengan baik untuk mengubah keseluruhan estetika ruangan.

Exit mobile version