Air Keruh. Hentikan Sekarang.

18

Air kolam berlumpur bukanlah suatu misteri. Biasanya karena kelalaian, ganggang, atau bahan kimia yang buruk.

Memperbaikinya tentu membutuhkan usaha, tetapi kejelasan akan kembali dalam 24 hingga 72 jam jika Anda tahu apa yang rusak.

Inilah yang menghambat kejelasan, dan cara mengatasi kembali masalah tersebut.

Pompanya Malas

Delapan jam. Itulah garis dasarnya. Kurang dari itu? Air Anda tetap tenang. Pesta bakteri.

Menjalankan pompa akan mengedarkan bahan kimia. Ini mendorong daun ke dalam skimmer sebelum membusuk di kolom air. Jika waktu kerjanya rendah, klorin tidak dapat menjangkau semuanya.

Naikkan jamnya. Jalankan lebih lama. Cuci kembali filter seminggu sekali untuk menjaga aliran tetap kencang. Perhitungan sederhana: lebih banyak gerakan, air lebih bersih.

Kimia Bergerak Ke Samping

Ketidakseimbangan itu membosankan dan mahal.

Klorin yang rendah mengundang serangga. PH tinggi membutakan klorin sehingga berhenti bekerja. Ini seperti mencoba membersihkan dengan sabun kotor.

Ujilah. Jika pH tinggi atau klorin rendah, tambahkan bahan kimia. Jalankan pompa selama dua hari. Jangan lewatkan proses backwash—filter yang tersumbat akan menahan tekanan dan menghalangi kejernihan.

Barang Ramah Lingkungan Diserbu

Alga membuat air menjadi buram. Putih. Kuning. Hijau. Berwarna merah muda. Tidak masalah. Itu harus pergi.

Identifikasi warnanya. Cocokkan dengan algaesida. Gunakan alat penjernih jika Anda menginginkannya lebih cepat, tetapi Anda dapat bertahan tanpanya.

Sikat. Garis air. Dinding. Aduk lumpur hingga bahan kimianya menggigit. Lalu tunggu. Minimal dua hingga tiga hari. Cuci balik setiap hari.

Apakah itu kembali lagi setelah seminggu? Anda gagal mematikan sumbernya. Bawalah sampel cangkir ke toko profesional. Biarkan mereka menguji DNA pembusukan itu. Jika tidak, Anda melawan hantu.

Terlalu Banyak Kotoran

Daun-daun. Ranting. Potongan rumput.

Sampah ini memakan klorin. Setiap bahan organik memerlukan pembersih sebelum dapat mensanitasi apa pun. Kalau keranjang skimmernya penuh, percuma saja. Kalau filternya mampet, cuma kotaknya.

Sedot bagian bawahnya. Kosongkan keranjang. Uji kimia setiap hari sampai guncangan beban organik berlalu.

Lendir Putih (Kalsium)

Kalsium tinggi menyebabkan kekeruhan. Itu juga melapisi dinding Anda dengan lapisan kapur yang disebut kerak. Jelek. Licin.

Anda memiliki dua pilihan buruk di sini.

Pertama, tambahkan klarifikasi. Ini menggumpalkan kalsium yang mengambang sehingga filter memakannya. Lalu backwash gila-gilaan untuk mengeluarkan sampah.

Kedua, tiriskan air. Gantilah dengan bahan segar untuk mengencerkan konsentrasi mineral. Seimbangkan kembali pH sesudahnya. Ini adalah opsi nuklir, namun berhasil.

Lonjakan pH

Suhu di atas 7,8 langsung membuat air menjadi keruh. Ini membuat klorin tidak berguna.

Jatuhkan pH minus ke dalam air. Jalankan selama 24 jam. Periksa hasilnya.

Jangan lupakan alkalinitas. Itu adalah jangkarnya. Jika alkalinitas berubah, pH pun berubah. Alkalinitas yang stabil menjaga pH agar tidak hilang lagi.

Filternya Rusak

Apakah ini terjadi ketika Anda menambahkan bubuk DE? Apakah Anda melihat bintik putih di dekat jet yang kembali?

Layar filter Diatomaceous Earth (DE) Anda robek.

Bubuk DE adalah jaring halus yang menangkap kotoran kecil. Jika kisi-kisi yang menahan bedak robek, bedak tersebut akan bocor kembali ke mata dan air Anda. Airnya langsung berubah menjadi putih susu.

Anda tidak bisa merekatkannya. Ganti gridnya.

Mencegah lebih murah daripada memperbaiki.

Kosongkan skimmer sebelum terisi. Vakum kolam setiap minggu. Jaga filter tetap bersih. Seimbangkan chemistry setiap kali Anda merawatnya.

Jika airnya jernih dan tetap jernih, Anda menang. Jika hari Selasa depan berawan lagi… ya, sepertinya Anda masih belajar. 🌊